SSB Airlangga KU 2017 Kediri 

Johar Soccer Academy (JSA) terus memperkuat komitmennya dalam menemukan dan membina talenta sepak bola usia dini. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan pemantauan bakat (talent scouting) terhadap pemain SSB Airlangga Kelompok Umur (KU) 2017.

Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pemain sejak usia dini, baik dari sisi teknik dasar, pemahaman permainan, fisik, maupun karakter bertanding. Tim talent scouting Johar hadir langsung ke lapangan untuk mengamati proses latihan dan performa pemain dalam situasi permainan.

Fokus Penilaian Pemain Usia Dini

Dalam pemantauan KU 2017, Johar Soccer Academy menekankan bahwa pembinaan usia dini tidak semata-mata mengejar hasil, tetapi proses dan potensi jangka panjang. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain:

  • Penguasaan teknik dasar (kontrol bola, passing, dribbling)
  • Koordinasi dan keberanian bermain
  • Respons terhadap instruksi pelatih
  • Sikap, disiplin, dan sportivitas di lapangan

Membangun Database Talenta Sejak Dini

Hasil pemantauan ini tidak berhenti pada pengamatan lapangan saja, namun juga akan didata dan diarsipkan sebagai bagian dari database pemain Johar Soccer Academy. Data tersebut menjadi dasar untuk:

  • Rekomendasi pembinaan lanjutan
  • Pemantauan perkembangan jangka panjang
  • Program pembinaan dan talent development ke depan

Sinergi Antar SSB

Johar Soccer Academy memandang kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif antar SSB, bukan sekadar seleksi. Dengan adanya pemantauan terbuka dan objektif, diharapkan ekosistem pembinaan sepak bola usia dini semakin sehat dan terarah.

Harapan ke Depan

Melalui pemantauan bakat di SSB Airlangga KU 2017, Johar Soccer Academy berharap semakin banyak pemain muda potensial yang dapat berkembang secara optimal dan terpantau dengan baik sejak dini. Langkah kecil ini diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang melahirkan pesepak bola masa depan Indonesia.