Semarang, 7 Desember 2025 — Kegiatan Pemantauan Bakat Sepak Bola Usia Dini telah dilaksanakan di Lapangan Gsoccer Wonolopo sebagai upaya menjaring dan mengembangkan potensi pemain muda dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) dan komunitas sepak bola lokal.

Pemantauan bakat ini dilakukan melalui game situasional dan friendly match, sehingga pemain dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam kondisi pertandingan yang alami. Metode ini dinilai efektif untuk melihat potensi teknik, pemahaman permainan, mental bertanding, serta peluang perkembangan pemain ke depan.

Tim pelatih dan pemantau bakat menilai pemain berdasarkan aspek teknik dasar, kecerdasan bermain, disiplin, dan sikap sportivitas, tanpa adanya sistem gugur atau tekanan hasil. Setiap pemain diberikan kesempatan yang sama untuk tampil dan berkembang.

Kegiatan ini tidak bertujuan menggantikan peran SSB, melainkan menjadi ruang pembuktian tambahan bagi pemain. Peserta tetap berlatih di SSB masing-masing, tanpa kewajiban pindah, serta tanpa biaya pendaftaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul talenta-talenta muda yang siap mendapatkan pengalaman bertanding lebih luas melalui program pembinaan lanjutan, termasuk friendly match dan turnamen usia dini.

Pemantauan bakat di Lapangan Gsoccer Wonolopo menjadi bagian dari komitmen pembinaan sepak bola usia dini yang inklusif, terbuka, dan berorientasi pada pengembangan jangka panjang pemain.